Sabtu, 02 April 2011

Masyarakat Kalukku Butuh Mobil Pemadam Kebakaran



Mamuju (ANTARA News) - Masyarakat yang ada di Kecamatan Kalukku sekitar 30 kilometer dari Kota Mamuju, ibu kota Provinsi Sulawesi Barat, membutuhkan sarana mobil pemadam kebakaran untuk dimanfaatkan di daerahnya.

Camat Kalukku, Ramli Badau di Mamuju, Kamis, mengatakan, masyarakat yang mencapai puluhan ribu orang di kecamatan Kalukku mengeluhkan tidak adanya mobil pemadam kebakaran yang tersedia di daerahnya.

Padahal, kata dia, Kecamatan Kalukku merupakan kecamatan yang pemukimannya cukup padat di Sulbar, yang sering dan rawan dilanda bencana kebakaran khususnya disaat musim kemarau.

"Hampir seluruh masyarakat Kecamatan Kalukku telah meminta kepada pemerintah di tingkat Kecamatan Kalukku, agar pemerintah di Mamuju segera membantu masyarakat dengan menyediakan mobil pemadam kebakaran," katanya.

Menurut dia, usulan masyarakat tersebut telah berlansung selama setahun terakhir, sejak masyarakat mengalami bencana kebakaran yang tepat pada hari perayaan Idul Fitri, hingga mengakibatkan belasan rumah didaerah itu ludes terbakar.

"Kebakaran saat itu tidak mampu diantisipasi, karena tidak adanya pemadam kebakaran, pemadam kebakaran yang diminta datang dari Kota Mamuju datang terlambat karena jarak antara Kecamatan Kalukku dan Kota Mamuju begitu jauh,"katanya.

Oleh karena itu ia mengatakan, masyarakat menjadi trauma dengan kebakaran saat itu karena tidak mampu berbuat banyak sehingga sangat mendesak pemerintah di Mamuju segera menyediakan mereka mobil pemadam kebaran.

"Pemerintah di Mamuju belum pernah mengabulkan permintaan masyarakat yang sangat butuh pemadaman kebakaran disediakan di Kecamatan Kalukku sehingga masyarakat terus menuntut pemerintah segera menyediakan mobil pemadaman kebakaran agar masyarakat dapat lebih tenang.

Kopertais Tegaskan STAI Al-Azhari Legal


Mamuju (ANTARA News) - Kopertais wilayah VIII yang menangani pendidikan di sejumlah wilayah di Indonesia Timur menegaskan Sekolah Tinggi Agama Islam STAI AL-Azhari Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) legal.

"STAI Al-Azhari yang terletak di Kelurahan Simboro Kecamatan Simboro Kepulauan Kabupaten Mamuju terdaftar sebagai salah satu perguruan tinggi islam swasta di Kopertais wilayah VIII sehingga aktivitasnya dinyatakan tidak illegal,"kata Wakil Ketua Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) wilayah VIII, Arifuddin Siraj dalam acara wisuda 70 alumni STAI Al-Azhari Mamuju, Rabu.

Oleh karena itu ia mengatakan, keberadaan STAI Al-Azhari di Mamuju yang telah beroperasi sejak tahun 2000 dengan mencetak ribuan sarjananya legal karena telah diakui Kopertais Wilayah VIII di Makassar.

Sehingga ia meminta agar tudingan miring selama ini dari kelompok masyarakat tertentu terhadap STAI Al-Azhari yang menyatakan, sekolah tinggi ini illegal dihentikan.

"Proses belajar mengajar di STAI AL Azhari itu legal dan harus dilanjutkan untuk mencetak wisudawan, STAI AL-Azhari adalah aset daerah dibidang pendidikan di daerah ini,"katanya.

Ia meminta agar pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat di Mamuju dapat mendorong sekolah tinggi tersebut untuk tetap melanjutkan eksistensinya dibidang pendidikan keagamaan.

Sementara itu Ketua STAI Al-Azhari Mamuju, Mahyuddin s.Ag, mengatakan, dengan wisuda sarjana yang disaksikan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh dengan meluluskan sekitar 70 orang wisudawan membuktikan STAI Al-Azhari legal.

"Wisuda ini akan menjawab keraguan masyarakat tentang legalitas kampus ini pengakuan yuridis tentang kesarjanaan STAI Al-Azhari, merupakan bukti sekolah tinggi ini legal,"katanya.

Ia berharap dengan wisuda sarjana yang dilakukan ini dapat membuat wisudawan dapat mengamalkan ilmunya di masa yang akan datang, untuk kemaslahatan ummat dan kemajuan pembangunan keagamaan di Mamuju.

STAI Al-Azhary Mamuju Wisuda 57 Orang



Mamuju (ANTARA Sulsel) - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhary Mamuju Sulawesi Barat mewisuda 57 orang, 40 orang diantaranya adalah mahasiswa yang baru saja berhasil lulus menyelesaikan ujian Munaqasyah oleh penguji dari Kopertis Wilayah VII Makassar.

"Selebihnya dari 40 orang yang diwisuda itu adalah Mahasiswa tahun angkatan sebelumnya yang belum sempat mengikuti wisuda," kata Ketua STAI Al-Azhary, Mahyuddin Abdullah, M.Ag di Mamuju, Rabu pada dalam acara wisada sarjana di wilayah itu.

Menurut dia, keseluruhan wisudawan kali ini memilih program Pendidikan dan Keguruan dengan konsentrasi pendidikan agama Islam salah satu jurusan yang dibutuhkan ditengah-tengah masyarakat.

Dia menuturkan, lulusan terbaik pada wisuda tahun ini atas nama M. Anis dengan nilai, 3,50 dari program Pendidikan dan Keguruan.

Mahyuddin mengatakan, alumni STAI Al-Azhari Mamuju diharapkan tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual yang berdaya guna ditengah masyarakat sesuai dengan bidangnya.

"Kita harap, setelah berhasil lulus, para alumni ini menjadi garda terdepan untuk kemaslahatan masyarakat banyak dan mampu menjadi penyeimbang dan menjadi filter terhadap segala bentuk dan perbuatan negatif, baik di tempat tugas maupun di tengah tengah masyarakat, "ungkapnya. .

Penghargaan kepada Kopertis Wilayah VII Sulawesi Maluku dan Papua yang telah memberikan petunjuk dan arahan serta bimbingan, sehingga STAI mampu eksis hingga saat ini.

Idul Adha 1431 hijriah, Rektor STAI Al-Azhari Mamuju : Mahyuddin Abdullah S.Ag., M.Ag., bertindak sebagai imam.


Mamuju (ANTARA) - Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mamuju mengumumkan sebanyak 125 ekor sapi dan 25 ekor kambing di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat dikorbankan di hari raya Idul Adha 1431 Hijriah.
Ketua PHBI Kabupaten Mamuju, Syarfuddin Husain, sebelum shalat Idul Adha di lapangan Merdeka Mamuju, Rabu, menyampaikan hewan Qurban di Mamuju pada lebaran Idul Adha 1431 hijriah sebanyak 150 ekor, terdiri dari 125 ekor sapi dan 25 ekor kambing.
Ia mengatakan, sebanyak tiga ekor sapi dari 125 sapi yang dikurbankan tersebut disumbangkan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. sedangkan tiga sapi lainnya disumbangkan Bupati Kabupaten Mamuju Drs Suhardi Duka MM.
"Wakil Bupati Mamuju, Bustamin Bausat, Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Arsyad Hafid, dan Sekda Kabupaten Mamuju, Habsy Wahid masing masing menyumbangkan satu sapi hewan Qurban," katanya.
Menurut dia, selain berasal dari unsur pemerintah yang ada dilingkup Pemerintah Provinsi Sulbar dan Pemerintah Kabupaten Mamuju, hewan Qurban tersebut juga berasal dari Polres Mamuju, Dandim Mamuju serta Kementrian Agama Provinsi Sulbar.
Selain itu juga berasal sejumlah mesjid di Kota Mamuju , kerukunan keluarga sejumlah organisasi daerah dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain itu, dari lembaga pendidikan, seperti pesantren, dan sekolah lainnya serta tokoh masyarakat dan pengusaha yang ada di Kota Mamuju.
"Hewan Qubran yang disumbangkan tersebut disembelih usai shalat ied untuk dibagikan kepada masyarakat yang tidak mampu," katanya.
Shalat Idul Adha dihadiri ribuan umat Islam dari seluruh penjuru Kota Mamuju, acara shalat Idul Adha berlangsung khidmat dalam kondisi cuaca yang sangat cerah.
Bertindak sebagai imam Rektor STAI Al-Azhari Mamuju : Mahyuddin Abdullah S.Ag., M.Ag., dan bertindak sebagai Khatib, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh.

Idul Adha 1431 hijriah


Mamuju (ANTARA) - Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mamuju mengumumkan sebanyak 125 ekor sapi dan 25 ekor kambing di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat dikorbankan di hari raya Idul Adha 1431 Hijriah.
Ketua PHBI Kabupaten Mamuju, Syarfuddin Husain, sebelum shalat Idul Adha di lapangan Merdeka Mamuju, Rabu, menyampaikan hewan Qurban di Mamuju pada lebaran Idul Adha 1431 hijriah sebanyak 150 ekor, terdiri dari 125 ekor sapi dan 25 ekor kambing.
Ia mengatakan, sebanyak tiga ekor sapi dari 125 sapi yang dikurbankan tersebut disumbangkan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. sedangkan tiga sapi lainnya disumbangkan Bupati Kabupaten Mamuju Drs Suhardi Duka MM.
"Wakil Bupati Mamuju, Bustamin Bausat, Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Arsyad Hafid, dan Sekda Kabupaten Mamuju, Habsy Wahid masing masing menyumbangkan satu sapi hewan Qurban," katanya.
Menurut dia, selain berasal dari unsur pemerintah yang ada dilingkup Pemerintah Provinsi Sulbar dan Pemerintah Kabupaten Mamuju, hewan Qurban tersebut juga berasal dari Polres Mamuju, Dandim Mamuju serta Kementrian Agama Provinsi Sulbar.
Selain itu juga berasal sejumlah mesjid di Kota Mamuju , kerukunan keluarga sejumlah organisasi daerah dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain itu, dari lembaga pendidikan, seperti pesantren, dan sekolah lainnya serta tokoh masyarakat dan pengusaha yang ada di Kota Mamuju.
"Hewan Qubran yang disumbangkan tersebut disembelih usai shalat ied untuk dibagikan kepada masyarakat yang tidak mampu," katanya.
Shalat Idul Adha dihadiri ribuan umat Islam dari seluruh penjuru Kota Mamuju, acara shalat Idul Adha berlangsung khidmat dalam kondisi cuaca yang sangat cerah.
Bertindak sebagai imam Rektor STAI Al-Azhari Mamuju : Mahyuddin Abdullah S.Ag., M.Ag., dan bertindak sebagai Khatib, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh.